"Dan siapa yang membangun? Semua anak-anak yang dilahirkan oleh ibu Indonesia, yang dididik di Indonesia, yang bersekolah di Indonesia, tidak menggunakan tenaga luar. Mereka sama hebatnya, dunia mempesona dengan hasil kerja anak-anak Indonesia," pungkasnya.
Sementara itu, baru-baru ini Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan alasan di balik keputusan untuk mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) di proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dia menilai sumber daya manusia Indonesia belum seberkualitas tenaga kerja asing. Hal itu disampaikannya saat peluncuran Battery Asset Management Services Indonesia Battery Corporation di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Senin (12/6/2023) malam.
"Bangsa kita enggak bisa, ya memang enggak bisa. Kualitasnya masih kadang miring-miring. Kalau Anda lihat bangunan kita, masih banyak kualitasnya kurang bagus, tidak rapi. Kuat, tapi masih belok-belok," ujar Luhut.
Menanggapi hal itu, Geisz menyoroti perbedaan sikap Luhut dan Anies dalam memandang tenaga kerja Indonesia dan asing.
“Pekerjakan Tenaga Asing di IKN. Luhut Bangsa Kita Engga Bisa. Lalu kita menengok kebelakang ketika pembangunan Stadion Paling Rumit di dunia saat mengangkat Atap. Apa kata Anies Baswedan. Simak videonya,” ujar Geisz, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @GeiszChalifah pada Selasa (13/6/2023).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ancaman Serius untuk Rismon Usai Bersih-bersih Kasus Ijazah Jokowi
Susi Pudjiastuti Sindir Bahlil: Ketahuan Tak Pernah Masak! Ini Fakta di Balik Imbauan Matikan Kompor
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?