POLHUKAM.ID - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersumpah tidak turut "bermain" dalam bisnis tambang emas di Papua.
Ia mengingatkan, bahwa Luhut pernah presentasi soal sumber daya alam Papua ini kepada dirinya pada Oktober 2014. Pigai mengklaim, saat itu ada saksi dari pihak dirinya dan pegawai Luhut.
Hal itu disampaikan Natalius Pigai dalam akun Twitter pribadinya, pada Kamis 15 Juni 2023.
"Pak LBP coba sumpah Tuhan Yesus kalau bapak tidak pernah punya niat ambil SDA Papua (Freeport & Blok Wabu). Ingat, Pak pernah presentasi soal ini ke Saya Oktober 2014 di Ruang Kerja Bapak. Ada saksi dari Saya & orang2 Bapak. Jangan anggap kami aktivis bukan Patriotik!," ujar dia seperti dikutip dari WE NewsWorthy.
Sebelumnya, Luhut marah kepada Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti adalah karena tuduhan terhadap dirinya yang memiliki saham di freeport dan juga tuduhan bermain tambang di Papua.
“Dituduh bahwa saya punya saham, dituduh saya bermain tambang di Papua yang saya tidak pernah lakukan,” katanya.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?