Dengan begitu, kata Burhanuddin, PDIP akan mencari cawapres yang dapat mendongkrak elektoral kalau pertimbangannya elektoral.
Maka harus dilihat kekuatan dan kelemahan Ganjar sebagai calon yang diusung oleh PDIP.
Tujuannya, Sandiaga dapat mengisi kekosongan dan kelemahan yang dimiliki oleh Ganjar sehingga dapat memperbaiki kantong suara di daerah-daerah tidak unggulan PDIP.
"Yang pertama, Mas Ganjar kuat di Jawa Tengah. Di Jawa Timur unggul tapi keunggulannya menipis tinggal 4%. Nah Mas Ganjar lumayan lemah di Banten, di Jawa Barat, di Sumatera, dan di Sulawesi," paparnya.
"Nah, Mas Sandi punya enggak semacam resep untuk mengobati kelemahan elektoral Mas Ganjar?" tegas Burhanuddin.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?