POLHUKAM.ID - Politisi senior sekaligus wakil ketua umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah menilai peta dukungan terhadap pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang masih cair dan dapat berubah.
Ia juga lantas menyentil pertemuan pimpinan partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan politikus PDI Perjuangan sekaligus ketua DPR RI, Puan Maharani.
Dalam pandangan Fahri Hamzah, ia menyebut jika pendaftaran bakal calon presiden di KPU masih terbuka sampai 19 Oktober 2023, sehingga masih banyak waktu bagi setiap partai politik untuk menyikapi hal tersebut sampai pengumuman capres pada tanggal 25 November 2023.
Mantan pimpinan DPR RI ini juga mengkritik manuver sejumlah partai politik (parpol) koalisi hingga para kandidat bakal calon presiden (capres) yang dinilainya banyak melakukan drama dan banyak tidak memberikan manfaat kepada masyarakat.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?