Namun demikian, pada pukul 12.25 WIB, pihak panitia acara ini mengabarkan bahwa kegiatan wawancara batal lantaran Menteri Nadiem sudah keluar melalui pintu belakang. Padahal, saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Menteri Nadiem masuk melalui pintu depan.
"Menteri sudah keluar dari belakang," kata salah satu panitia kepada wartawan.
Menteri Nadiem bersama Sekretaris Jenderal Suharti, Inspektur Jenderal Chatarina M. Girsang, dan jajaran eselon satu lainnya meliputi lima Direktur Jenderal, dua Kepala Badan, dan empat staf ahli beserta pasangan masing-masing telah mengikuti kegiatan Executive Briefing penguatan Integritas dari Ketua KPK, Firli Bahuri, dan jajaran Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK.
Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan kementerian. KPK juga sudah bekerja sama dengan Kemendikbudristek dalam sejumlah program, salah satunya kajian mitigasi korupsi tata kelola penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2022 dan 2023.
Kajian itu dilakukan menyusul kasus suap Rektor Universitas Lampung dalam proses PMB tahun 2022. Kajian tersebut memetakan beberapa kerawanan korupsi yang terjadi dalam tata kelola PMB, khususnya jalur mandiri.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?