"Ya, begitulah kalau otaknya pandir. Pepes ikan dengan sambel terong, semakin nikmat tambah daging empal," kata Butet.
"Orangnya diteropong KPK karena nyolong, eh lah kok koar-koar mau dijegal," sambung dia.
Monolog Butet kemudian loncat membahas calon presiden jagoan Presiden Jokowi. Menurut Butet, capres pilihan Jokowi adalah berambut putih dan pekerja keras.
"Jagoan Pak Jokowi rambutnya warna putih, gigih bekerja sampai jungkir balik," ujarnya.
Butet juga mengatakan Indonesia akan bersedih jika presiden terpilih adalah tukang culik. Apalagi, kata dia, menang dengan modal politik transaksional.
"Hati seluruh rakyat Indonesia pasti akan sedih, jika kelak ada presiden hobinya kok menculik,” kata dia.
"Ini yang terakhir, cucu komodo mengkerek kadal. Tak lezat digulai walaupun pakai santan. Kalau pemimpin modalnya cuma transaksional, dijamin bukan tauladan," imbuh Butet.
Sumber: viva.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?