PDIP mengaku tahu tujuan dari endorse-endorse tersebut, yakni presiden ingin memastikan situasi nasional tetap stabil menjelang pergantian kepemimpinan nasional pada tahun mendatang.
"Pak Jokowi dalam kapasitas beliau sebagai presiden, hanya ingin memastikan agar proses pergantian kepemimpinan ke depan berjalan dengan baik," jelasnya.
Sementara itu, Partai Gerindra sendiri mengapresiasi sejumlah endorse yang diberikan kepala negara itu. Prabowo menurut sejumlah kadernya memiliki kesamaan visi dengan Jokowi.
Misalnya Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Hashim Djojohadikusumo, ia mengatakan bahwa sejumlah program yang dilakukan oleh kepala pemerintahan saat ini pasti akan dilanjutkan oleh ketua partainya jika terpilih menjadi presiden di 2024.
"Kita targetkan di pilpres tahun depan meraih kemenangan. Jika terpilih, program yang dilaksanakan Presiden Jokowi sekarang, saya berani jamin akan diteruskan oleh Prabowo," ujar Hashim, Selasa (04/07/2023).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?