Anies, kata Diah, berani menolak Omnibuslaw dan itu menunjukkan Anies berani melawan oligarkhi. Dengan menolak Omnibuslaw maka akan banyak kesejahteraan buruh dari kalangan pabrik, tani dan nelayan yang akan meningkat kesejahteraan termasuk dari kalangan perempuan.
"Di Majalengka ini kan banyak kaum perempuan yang masih nganggur dan mereka butuh pekerjaan," ujarnya
Diah yakin jika Anies memimpin Indonesia akan banyak memberikan kemajuan bagi Majalengka utamanya peningkatan kesejahteraan kaum perempuan.
"Kami datang ke Majalengka ini dengan tekad bersama kaum perempuan dari Cirebon, Indramayu dan Kuningan untuk memenangkan Anies pada Pilpres 2024," pungkasnya.
Diah menambahkan, Presiden Indonesia 2024 diharapkan bisa dipimpin oleh Calon Presiden yang memiliki keberanian, integritas, cerdas, pro buruh dan santun.
"Semua itu ada pada Pak Anies" ujar Diah yang murah senyum ini.
Sumber: halojakarta
Artikel Terkait
Diplomasi Tingkat Tinggi: Rahasia di Balik Pertemuan Rahasia Eggi Sudjana dan Damai Lubis dengan Jokowi
Restorative Justice atau Blunder? Misteri Pencabutan Tersangka Eggi-Damai dalam Kasus Ijazah Jokowi Terkuak
Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra! Ini Alasan Krusial Jelang Jadi Deputi Gubernur BI
Anies Baswedan Diusung Partai Baru di 2029, Demokrat Ingatkan Hal Krusial Ini!