Menurutnya, siapapun di negara ini boleh menggunakan foto Presiden Jokowi. Pasalnya dia presiden yang dipilih rakyat Indonesia.
"Selama masih dalam ranah kebangsaan dan tidak dipergunakan untuk hal-hal yang melanggar hukum, tentu sah-sah saja," katanya.
Akan lebih janggal, kata dia, jika pesan dalam baliho untuk mengapresiasi atau untuk melanjutkan program pemerintah, tapi memakai foto figur lain.
"Tentu aneh jika dalam baliho, informasi untuk mengapresiasi dan melanjutkan kerja Jokowi oleh partai maupun bakal calon, lalu yang dipasang gambar Elon Musk," selorohnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?