Romli begitu kesal karena dirinya melihat banyak pendukung Jokowi dari era wali kota Solo tetapi tidak memanfaatkan nama tersebut untuk menjadi alat tawar menawar politik apalagi mencari jabatan. Ia lantas menyinggung sosok Ketua Projo Budi Arie Setiadi yang awalnya menolak Prabowo masuk ke Kabinet Indonesia Maju namun tiba-tiba diam ketika diberikan jabatan.
Oleh sebab itu, ia meminta kepada Projo untuk mengganti kelaminnya semisal mendukung Prabowo di Pilpres 2024.
"Kalau orang-orang Projo mau dukung Prabowo silakan, tapi ganti kelamin politiknya dulu, jangan menjadi banci politik, jangan menampakkan Pro Jokowi tapi menyembunyikan dan malu-malu dukung Prabowo."
Sumber: suara
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang