"Saya rasa soal elektabilitas kita tahulah bagaimana itu. Kadang-kadang pelaku survei itu juga berpolitik. Kami di internal juga punya tim survei. Hasilnya, alhamdulillah," ungkapnya.
Muhidin juga membantah adanya wacana musyawarah luar biasa (Munaslub) untuk menggeser Airlangga sebagai ketua umum Golkar. Dia menegaskan wacana tersebut tidak berdasar dan tidak perlu dikembangkan.
"Mari kita buang seluruh pikiran-pikiran negatif dalam benak kita. Lebih baik bersatu untuk menjemput kemenangan Golkar di Pemilu 2024. Saya kira yang lebih pas. Saya yakin, kawan-kawan sepakat untuk membesarkan Partai golkar sampai titik darah penghabisan," demikian kata Muhidin.[]
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?