“Saya lebih melihat ini sebagai kesepakatan, untuk membangun kekuatan bersama di panggung nasional, sehingga mendapat sorotan,” ucap Yunarto.
"KIB terbentuk hanya demi menaikkan bargaining position. Bukan tidak mungkin, layu sebelum berkembang," imbuhnya.
Yunarto memprediksi, koalisi ketiganya dapat bubar ketika ada berbagai tawaran, yang jauh lebih menarik.
"Misalnya, jika di antara ketiga nama, tidak ada satu pun yang punya elektabilitas tinggi, secara otomatis, koalisi ini akan bubar dengan sendirinya,” terangnya.
Koalisi Indonesia Bersatu dibentuk Golkar, PAN, dan PPP pada 12 Mei lalu. Koalisi tersebut bertekad mengawal keberhasilan program pembangunan Presiden Jokowi, sampai 2024.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...