Namun, menurutnya di pemerintahan pusat penting dilakukan penguatan lembaga penegak hukum yang menangani perkara korupsi.
Menanggapi hal tersebut, Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ) Andi Sinulingga memberikan komentarnya. Menurutnya, pernyataan Ganjar menunjukkan Ganjar meragukan kemampuan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Padahal, menurutnya Presiden Jokowi telah cukup berpengalaman sehingga tidak bisa dianggap Presiden Jokowi kurang strong atau kurang pengalaman.
“Meragukan Joko Wi mas? Kurang strong & pengalaman apa lagi pak Joko Wi?” tanya Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Jumat (21/7/2023).
Sementara itu, terkait IPK yang menurun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pihak akan melakukan koreksi dan evaluasi pemerintah agar ke depannya IPK Indonesia makin baik.
“Iya itu akan menjadi koreksi dan evaluasi kita bersama,” ujar Presiden menanggapi pertanyaan awak media, Kamis (02/02/2023), setelah meninjau Pasar Baturiti, Tabanan, Bali, dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?