POLHUKAM.ID -Saran yang tepat bukanlah Basuki Tjahaha Purnama (Ahok) dinominasikan sebagai calon direktur utama Pertamina, melainkan direkomendasikan untuk segera diberhentikan dari Komisaris Utama perusahaan minyak plat merah itu.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat, situasi Pertamina yang ada Ahok di dalamnya, justru menghadapi persoalan pelik baik dari sisi ekonomi maupun politik.
Kata Dedi, kerugian yang dialami Pertamina jelas tandai ketidak mampuan Ahok dalam mengendalikan Dirut Pertamina. Termasuk, insiden meledaknya depo Plumbang juga kian politis.
"Justru jauh lebih baik jika Ahok direkomendasikan untuk mundur dari Pertamina, bersamaan juga dengan Dirut Pertamina, bukan justru mewacanakan sebagai Dirut baru," jelas Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/7).
Artikel Terkait
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan
Rp3 Miliar untuk Pakaian Dinas? Gubernur Sumsel Buka Suara soal Anggaran Kontroversial Ini
Konflik Timur Tengah 2 Bulan, Menteri ESDM Buka Suara: Stok BBM Nasional Aman?
Harta Rp40,43 M Tanpa Utang! Ini Isi LHKPN Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Komunikasi Presiden