“Jadi, kalo saya belajar kelenik ya mesti bakar menyan, bakar menyan dulu cuci keris barang-barang pusaka, untuk kira-kira siapa yang bakal menang,” ucap Yusril.
Dia menambahkan, pilihannya dalam menentukan calon presiden, melakukan perenungan yang mendalam dan melibatkan perhitungan batin. Kali ini, Yusril berpihak kepada Prabowo yang diyakini menang.
“Kalkulasi ini tidak semata-mata kalkulasi rasional tapi juga perhitungan batiniah yang membuat saya sampai pada kesimpulan,” katanya.
“Sekali ini PBB harus memutuskan untuk mencalonkan Pak Prabowo sebagai capres Republik Indonesia. Insyallah sekali ini, setelah Prabowo maju 2014 mungkin juga 2019, beliau belum memenangkan. Tapi kali ini Insyallah dengan dukungan PBB, Prabowo akan memenangkan pertarungan pemilihan presiden Republik Indonesia tahun 2024,” tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?