“Saat yang mengucapkan kata kasar itu Ahok & Risma mereka sebut itu ketegasan,” tulis Eko Widodo.
Menurut Eko, kalimat yang sama akan berbeda artinya jika diucapkan orang yang berbeda, jika diucapkan Ahok dan Risma, maka itu dimaklumi karena dianggap sebagai ketegasan, namun jika diucapkan lawan politik itu dianggap sebagai penghinaan.
“Rocky Gerung ucapkan kata yang sama dilaporkan, jadi tergantung siapa yang mengucapkan!!,” tuturnya.
Sebelumnya, Akademisi Rocky Gerung menggunakan kata-kata 'bajingan tolol' untuk mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara buruh di Kota Bekasi beberapa waktu lalu.
Melihat tindakan tersebut, para relawan Jokowi berbondong-bondong melaporkan dirinya ke Bareskrim Polri hingga ke Polda Metro Jaya. Rocky meyakini laporan atas tuduhan penghinaan tersebut tak akan cepat berlalu. Buntut panjang laporan itu akan terus dilakukan karena dirinya telah mengganggu pikiran Jokowi.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?