POLHUKAM.ID - Rocky Gerung terancam berurusan dengan pihak berwajib setelah dituduh menghina Presiden Joko Widodo dengan sebutan "bajingan tolol". Bukan cuma Rocky, Refly Harun selaku pemilik kanal YouTube yang memviralkan video pidatonya pun ikut terseret dalam masalah ini.
Rocky sendiri tampaknya tidak ambil pusing dengan masalah tersebut, meski sempat menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya. Rocky mengaku berniat mengkritik Jokowi sebagai seorang kepala negara yang dinilai gagal menyejahterakan masyarakat.
Bukan hanya itu, Rocky juga mengaku tidak berniat menjelek-jelekkan Jokowi sebagai individu serta menambahkan bahwa kata "bajingan" justru punya makna positif.
Ucapan Rocky terus menimbulkan pro dan kontra. Seperti kini Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, yang mengaku siap melaporkan Rocky apabila memang diperlukan.
Namun tentu masih ada beberapa pihak yang membela Rocky, termasuk Dokter Tifa. Pemilik nama Tifauzia Tyassuma itu kembali mencuitkan opininya mengenai kasus yang sedang membelit Rocky dan Refly.
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran