"Itu yang sering kita sebutkan bahwa korupsi memang seolah-olah ditegakkan tetapi tunggu momentum," jelasnya.
Pada akhirnya, ujar mantan dosen Universitas Indonesia itu, para elite politik hanya mencari-cari kejahatan satu sama lain yang diharapkan tidak merugikan rakyat.
"Jadi tukar-menukar kejahatan akhirnya. Kalau elite bertengkar rakyat selamat, kalau elite bersatu rakyat melarat," sambung dia.
Namun Rocky berkelakar bahwa banyaknya kasus yang terbuka ke publik berpotensi menguntungkan dirinya lantaran akan menutupi kasusnya.
"Jadi bagus juga nanti semua kasus kan akan dibuka. Kalau semua kasus udah dibuka, rame lagi politik maka kasus saya hilang," ucapnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi