"Itu yang sering kita sebutkan bahwa korupsi memang seolah-olah ditegakkan tetapi tunggu momentum," jelasnya.
Pada akhirnya, ujar mantan dosen Universitas Indonesia itu, para elite politik hanya mencari-cari kejahatan satu sama lain yang diharapkan tidak merugikan rakyat.
"Jadi tukar-menukar kejahatan akhirnya. Kalau elite bertengkar rakyat selamat, kalau elite bersatu rakyat melarat," sambung dia.
Namun Rocky berkelakar bahwa banyaknya kasus yang terbuka ke publik berpotensi menguntungkan dirinya lantaran akan menutupi kasusnya.
"Jadi bagus juga nanti semua kasus kan akan dibuka. Kalau semua kasus udah dibuka, rame lagi politik maka kasus saya hilang," ucapnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri