POLHUKAM.ID -Perilaku korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dilakukan para pejabat saat ini semakin merajalela, meski Indonesia sudah merdeka selama 78 tahun, dan reformasi 25 tahun.
Padahal salah satu cita-cita reformasi adalah pemberantasan KKN, agar rakyat terbebas dari belenggu kemiskinan dan semakin sejahtera sebagaimana yang amanat konstitusi.
Kondisi memprihatinkan ini membuat sejumlah tokoh aktivis yang tergabung dalam Koalisi Perbaikan Indonesia (KPI) terpanggil. Siang ini, Senin (21/8), akan menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kita minta KPK betul-betul all out memberantas KKN, karena korupsi zaman Jokowi lebih brutal, lebih ganas dari zaman Orba," kata Aktivis dan Ekonom Senior, Rizal Ramli, saat jumpa pers di kediamannya, kawasan Bangka, Kemang, Jakarta Selatan.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?