"Hari ini baru melakukan deklarasi secara resmi," katanya.
Dia menjelaskan, inisiatif dibentuknya koalisi itu untuk membentuk poros alternatif, supaya tidak terlibat dua pasang calon saja.
"Kami masih terbuka, di luar tiga partai saat ini," ujarnya.
Anggota DPR itu mengatakan, PPP merupakan partai dari dari kelompok nasionalis dan religius. Karena, kata dia, kekuatan politik di Indonesia ada dua yakni agamais dan nasionalis.
"Untuk mencapai kesejahteraan rakyat, tentu melalui politik kekuasaan, caranya menang dulu di Pemilu," katanya menegaskan.
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!