Begitu juga pengalaman, kala Joko Widodo atau Jokowi maju di Pilpres 2014. Menurutnya, hal itu bukan sebatas kebetulan belaka.
"Nah, apakah ini kebetulan atau nggak? Saya rasa kita diundang lagi. Kalau saya buka disini sudah nggak menarik lagi nanti apakah ini kebetulan atau kah apa, saya nggak meneruskan," ujarnya.
Namun ia menegaskan, justru dengan adanya pengeroyokan ini membuat internal PDIP bersemangat.
"Tapi kondisi ini di internal kami saya tentu apa pembicaraan diinternal oh begitu tinggi ini baru namanya tarung," pungkasnya.
Untuk diketahui, kekinian Ganjar atau bacapres PDIP hanya didukung empat partai yakni PDIP sendiri, PPP, Perindo dan Partai Hanura. Sementara Prabowo didukung oleh Gerindra, PKB, Golkar, PAN dan Partai Gelora.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ancaman Serius untuk Rismon Usai Bersih-bersih Kasus Ijazah Jokowi
Susi Pudjiastuti Sindir Bahlil: Ketahuan Tak Pernah Masak! Ini Fakta di Balik Imbauan Matikan Kompor
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?