Begitu juga pengalaman, kala Joko Widodo atau Jokowi maju di Pilpres 2014. Menurutnya, hal itu bukan sebatas kebetulan belaka.
"Nah, apakah ini kebetulan atau nggak? Saya rasa kita diundang lagi. Kalau saya buka disini sudah nggak menarik lagi nanti apakah ini kebetulan atau kah apa, saya nggak meneruskan," ujarnya.
Namun ia menegaskan, justru dengan adanya pengeroyokan ini membuat internal PDIP bersemangat.
"Tapi kondisi ini di internal kami saya tentu apa pembicaraan diinternal oh begitu tinggi ini baru namanya tarung," pungkasnya.
Untuk diketahui, kekinian Ganjar atau bacapres PDIP hanya didukung empat partai yakni PDIP sendiri, PPP, Perindo dan Partai Hanura. Sementara Prabowo didukung oleh Gerindra, PKB, Golkar, PAN dan Partai Gelora.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?