"Sehingga, tuduhan bahwa Anies terpaksa memilih Muhaimin Iskandar karena tekanan Surya Paloh maupun istana tidaklah benar," katanya.
Adapun terkait mundurnya Partai Demokrat dalam mendukung Anies, bagi Syahganda, tidak lebih dari emosi Susilo Bambang Yudhoyono karena ambisinya membesarkan sang anak, Agus Harimurti Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat untuk mendampingi Anies.
"Untuk itu para pendukung Anies Baswedan tidak perlu khawatir, sebab nantinya Demokrat sendiri yang akan menanggung resikonya," pungkasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?