POLHUKAM.ID -Pengamat politik Adi Prayitno mengungkapkan alasan konstituen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak memilih Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan.
Adi menjelaskan, PKB memang memiliki kekuatan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain itu, PKB mampu mengonsolidasikan kekuatan masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) atau nahdliyin.
"Sesuatu yang kemudian dalam hitungan-hitungan angka itu diyakini mampu memberikan insentif elektoral kepada Anies," kata Adi dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Senin (4/9/2023).
Keunggulan tersebut dapat memberikan keuntungan kepada Anies lantaran mantan Gubernur DKI Jakarta itu cukup lemah di wilayah-wilayah itu.
Artikel Terkait
Bahlil Berani Tantang Mafia Impor: Demi Merah Putih, Nyawa Saya Korbankan untuk Swasembada Energi!
Luhut Tantang Bukti Saham Toba Pulp: Saya Jengkel, Justru Ingin Tutup Pabriknya!
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ini Solusi Revolusioner Mereka untuk Hentikan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Blusukan ke Wonosobo, Apa Hasil Tinjauan SPPG Kalikajar?