POLHUKAM.ID - Salah satu pengamat politik, Hasan Nasbi sebut, Anies Baswedan tak ada kuasa untuk memilih calon wakil presiden 2024, termasuk urung niatnya untuk ajak AHY dari partai Demokrat.
Polemik partai Demokrat dan Nasdem cukup memanas, usai Anies Baswedan secara sah menjadikan Cak Imin sebagai calon wakil presiden tahun depan untuk mendampinginya.
Diluar dugaan memang, lantaran sebelumnya santer dikabarkan jika AHY-lah yang akan mendampingi Anies pada pemilu mendatang.
Diungkapkan Hasan Nasbi, jika usaha Anies Baswedan untuk menaklukkan partai-partai politik di Indonesia cukuplah kuat, hingga akhirnya ia mendapatkan tanda tangan dari PKB dan juga Demokrat.
"Harus diakui juga Mas Anies berusaha untuk menaklukan partai-partai. Jadi ketika mendapatkan tanda tangan dari PKS, tanda tangan dari Demokrat, Mas Anies sendiri yang minta kan, tanpa NasDem ikut cawe-cawe," katanya dikutip melalui podcast Akbar Faizal Uncensored, Senin (4/9).
Dibandingkan dengan dengan Ganjar Pranowo, Hasan Nasbi ungkap Anies sebagai anak pungut yang berusaha keluar dari 'predikat itu'.
Artikel Terkait
Restorative Justice atau Blunder? Misteri Pencabutan Tersangka Eggi-Damai dalam Kasus Ijazah Jokowi Terkuak
Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra! Ini Alasan Krusial Jelang Jadi Deputi Gubernur BI
Anies Baswedan Diusung Partai Baru di 2029, Demokrat Ingatkan Hal Krusial Ini!
Pertemuan Rahasia Jokowi & Eggi: Kesepakatan Ijazah Palsu Terungkap, Ini Isi Understanding-nya!