Terlebih, lanjutnya, keputusan bergabung dengan KIM dipimpin langsung dengan turun gunungnya Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
"Pak SBY saja siap turun gunung, masa kita kader tidak siap turun gunung juga. Jadi saya tegaskan kami juga kader Partai Demokrat, bukan saja siap turun gunung, tapi bagaimana memenangkan capres Prabowo," ujarnya.
Kendati demikian, sambungnya, tetap para kader harus berjuang bagaimana menjadikan Partai Demokrat di Sulteng sebagai pemenang Pemilu 2024.
"Tentunya kita punya strategis khusus bagaimana cara menjalankan amanah Ketum Mas AHY, yaitu bagaimana memenangkan capres Prabowo dan bagaimana Partai Demokrat sebagai pemenang," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?