Terlebih, lanjutnya, keputusan bergabung dengan KIM dipimpin langsung dengan turun gunungnya Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
"Pak SBY saja siap turun gunung, masa kita kader tidak siap turun gunung juga. Jadi saya tegaskan kami juga kader Partai Demokrat, bukan saja siap turun gunung, tapi bagaimana memenangkan capres Prabowo," ujarnya.
Kendati demikian, sambungnya, tetap para kader harus berjuang bagaimana menjadikan Partai Demokrat di Sulteng sebagai pemenang Pemilu 2024.
"Tentunya kita punya strategis khusus bagaimana cara menjalankan amanah Ketum Mas AHY, yaitu bagaimana memenangkan capres Prabowo dan bagaimana Partai Demokrat sebagai pemenang," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?