"Tapi saya juga hormat kepada teman-teman di sekitar Pak Prabowo, teman-teman Gerindra, yang juga menyampaikan sebetulnya diberikan ruang kepada partai-partai politik pengusung menyampaikan aspirasinya, termasuk Partai Demokrat," lanjutnya.
Bahkan menurutnya Koalisi Indonesia Maju (KIM) memberikan kesempatan yang setara sekalipun Partai Demokrat masuk paling akhir.
"Jadi saya tidak ingin masuk ke wilayah itu terlalu jauh, kita berikan keleluasaan itu kepada Pak Prabowo Subianto, dan saya yakin beliau juga pasti menghormati aspirasi kita semua, termasuk Partai Demokrat," tandas AHY.
Namun pengakuan AHY ini malah membuat warganet ramai mencibir, sebagaimana dilihat di kolom komentar.
"Nanti ngambek lagi kalau gak kepilih jadi Cawapres," komentar warganet.
"Waktu sama koalisi perubahan bilangnya juga gitu. Giliran gak dipilih ngambek terus keluar," tulis warganet lain.
"Nanti kalau gak di pilih jadi cawapres gimana.. ngambek lagi kah, terus mau kemana nanti," timpal yang lainnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran