"Agar bisa mencetak kader yang berkualitas, sehingga nanti kader berkualitas ditugaskan sebagai anggota DPRD maupun DPR dengan kualitas yang baik. Harapannya kan seperti itu," tuturnya.
"Tapi apa yang terjadi hari ini kita sama-sama saksikan bahwa efek elektoral masih menjadi faktor utama. Sampai-sampai membutakan proses kaderisasi," tambahnya menjelaskan.
Lebih lanjut, Gembong menyatakan pihaknya akan mempercepat proses permintaan Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk Cinta Mega ke DPP partai.
Ia berharap posisi Cinta Mega bisa segera diganti oleh kadernya yang lain.
"Dewan Pimpinan Daerah sudah mengirim surat ke DPP agar segera diturunkan prosss PAW dengan pengganti yaitu nomor terbesar berikutnya," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
KPK Bongkar Skandal Dapur Gratis: Keracunan hingga Pengawasan Bolong!
Menguak Motif Kasus Andrie Yunus: Benarkah Hanya Dendam Pribadi?
Habib Rizieq Buka Suara: FPI Bukan Cooling Down, Tapi Nonton Buaya Ribut
Reshuffle Kabinet Prabowo Besok? Isu Bahlil Lahadalia Naik Jadi Menko Bikin Heboh!