"Agar bisa mencetak kader yang berkualitas, sehingga nanti kader berkualitas ditugaskan sebagai anggota DPRD maupun DPR dengan kualitas yang baik. Harapannya kan seperti itu," tuturnya.
"Tapi apa yang terjadi hari ini kita sama-sama saksikan bahwa efek elektoral masih menjadi faktor utama. Sampai-sampai membutakan proses kaderisasi," tambahnya menjelaskan.
Lebih lanjut, Gembong menyatakan pihaknya akan mempercepat proses permintaan Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk Cinta Mega ke DPP partai.
Ia berharap posisi Cinta Mega bisa segera diganti oleh kadernya yang lain.
"Dewan Pimpinan Daerah sudah mengirim surat ke DPP agar segera diturunkan prosss PAW dengan pengganti yaitu nomor terbesar berikutnya," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?
Innalillahi! Try Sutrisno Wafat: Kisah Wapres ke-6 RI dari Medan Perang ke Istana
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?