POLHUKAM.ID - Partai Amanat Nasional (PAN) merekrut mantan kader PDIP Cinta Mega sebagai Calon Legislatif (Caleg). Padahal, Cinta Mega sudah pernah ketahuan main judi slot saat rapat paripurna DPRD DKI Jakarta.
Terkait itu, Sekretaris DPD PDIP DKI Gembong Warsono menyesalkan tindakan PAN mengambil mantan kader banteng yang sudah dibuang.
Gembong pun menilai partai lambang matahari itu hanya sekadar mengejar elektoral semata. PAN tak mengutamakan proses pengkaderan yang merupakan fungsi utama partai politik.
"Ini menandakan bahwa PAN hanya mengejar efek elektoral. Mengesampingkan, bahkan membutakan proses konsolidasi, proses kaserisasi yang berlaku di parpol," ujar Gembong di gedung DPRD DKI, Senin (9/10/2023).
Gembong mengatakan, pemerintah telah menyalurkan dana bantuan parpol lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dari dana tersebut, 60 persen di antaranya harus digunakan untuk pengkaderan.
Artikel Terkait
Pilkada Tidak Langsung: Mengapa Parpol Berani Melawan Suara 77% Rakyat?
Misteri Ijazah Jokowi Terbongkar: Bukti Sarjana Muda, Kok Bisa Bergelar S1?
Eggi Sudjana Bongkar Isu Ijazah Jokowi: Saya Tak Pernah Minta Maaf!
Bahlil Berani Tantang Mafia Impor: Demi Merah Putih, Nyawa Saya Korbankan untuk Swasembada Energi!