"Kami ingin menguji hasil survei tersebut karena kami menemukan adanya kejanggalan-kejanggalan," ucapnya.
Dirinya mengaku hasil survei tersebut bertolak belakang dengan realita dan fakta lapangan yang mereka dapatkan.
"Karena kita ketahui Sumut merupakan provinsi yang heterogen, memiliki suku agama, ras, golongan dan budaya yang sangat beragam. Tentunya tidak ada satu bakal capres yang sangat superior ataupun yang sangat inferior, " katanya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini