Menariknya, relawan Amin juga memasang spanduk raksasa di depan rumah relawan Prabowo Subianto yang jaraknya berdekatan dengan KPU.
Berbeda dengan atribut lainnya yang berisi dukungan, spanduk di depan markas relawan Prabowo itu menuliskan pesan kritik yang diduga menanggapi keputusan MK.
"Demokrasi Tanpa Dinasti," bunyi spanduk tersebut.
Seperti diketahui, Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) meloloskan syarat calon presiden dan wakil presiden berusia paling rendah 40 tahun dan/atau berpengalaman sebagai kepala daerah menimbulkan kegaduhan.
Banyak pihak yang kecewa dan menilai keputusan MK sebagai upaya menggelar karpet merah untuk putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. Walikota Solo itu digadang-gadang bakal maju sebagai bakal cawapres Prabowo Subianto.
Hal ini pun memancing reaksi publik karena MK dituding melakukan politik praktis dan melanggengkan dinasti Joko Widodo.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?