POLHUKAM.ID - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) buka suara atas mencuatnya kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melakukan aksi bersih-bersih menteri asal partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu pun cuek dan tak masalah apabila Presiden Jokowi benar-benar menendang semua menteri asal PDIP.
"Ya kalau seluruhnya di reshuffle, berarti tidak ada menteri lagi di kabinet dong. Ya gitu saja," kata Politikus PDIP Deddy Sitorus kepada Inilah.com saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/10/2023).
Sementara, Bendahara Umum (Bendum) PDIP Olly Dondokambey mengeklaim dirinya belum mendengar kabar para menteri PDIP akan terkena reshuffle oleh Jokowi
"Belum dengar (kabar reshuffle)," ujar Olly singkat.
Saat ini, tercatat ada tujuh menteri asal PDIP di Kabinet Indonesia Maju (KIM) Presiden Jokowi. Ketujuh menteri tersebut adalah Menkumham Yasonna Laoly, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Sekretaris Kabinet Pramono Anung,
Diketahui, Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle atau perombakan kabinet di Istana Negara, Jakarta, Rabu besok (25/10/2023). Beredar kabar, terkait reshuffle ini, Jokowi akan bersih-bersih kabinet dari menteri-menteri asal PDIP. Selain itu, kabar lainnya menyebutkan, dua menteri dan satu wakil menteri (wamen) bakal meninggalkan kabinet pemerintahan Presiden Jokowi.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?