POLHUKAM.ID -Pengakuan Ketua Umum PKB yang juga bakal cawapres Koalisi Perubahan, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, yang bersyukur tidak jadi bergabung dengan koalisi sebelumnya disentil balik politikus Partai Golkar, Nusron Wahid.
Nusron mengaku, pihaknya juga bersyukur. Karena, ucap Nusron, para kiai dan ulama sepuh juga tidak menyarankan Prabowo Subianto untuk menarik Cak Imin untuk mendampinginya pada Pilpres 2024.
"Kita juga bersyukur, atas saran kiai dan para ulama sepuh memang disarankan agar Pak Prabowo tidak berpasangan dengan Mas Imin," kata Nusron dalam keterangannya, Selasa (31/10).
Karena itu, Nusron menilai bahwa Cak Imin ngambek dan kecewa karena tidak dipilih jadi pendamping Prabowo. Anggota Komisi VI DPR RI itu pun bersyukur karena Prabowo akhirnya memilih Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal cawapres.
"Akibatnya mungkin beliau ngambek dan kecewa. Beruntung Pak Prabowo dapat pasangan Mas Gibran, meski dianggap 'anak ingusan' ternyata mendapat dukungan yang luar biasa terutama dari mayoritas anak muda," terangnya.
Lebih lanjut, Nusron mempertanyakan gagasan Perubahan yang ditawarkan oleh kubu Cak Imin. Merealisasikan perubahan, kata Nusron, butuh aktor yang tidak pernah terlibat dalam pemerintahan.
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran