Hal serupa ia juga nyatakan ketika dimintai tanggapan soal karir politik anak-anaknya. Apalagi, soal putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, Komarudin menyatakan Jokowi sempat mengaku ragu untuk mendorong Wali Kota Solo tersebut sebagai bakal calon wakil presiden. “Sekarang dia (Jokowi) dukung juga kan,” ungkapnya.
Komarudin juga menyinggung soal agenda Jokowi yang mengumpulkan seluruh kepala daerha sebelum pertemuannya dengan ketiga bacapres. Menurutnya, hal tersebut dapat diartikan sebagai satu sinyal bahwa ke depan mereka akan dihadapkan pada tantangan yang jauh lebih besar seiring dengan melajunya dinamika politik saat ini. “Kalau saya cara lihat begitu,” ungkapnya.
Sebelumnya pihak PDIP menyerang Jokowi melalui mulut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ia turut mengompori pernyataan kader PDIP Adian Napitupulu yang menyebut Jokowi sempat mengajukan permintaan agar Ketum Megawati Soekarnoputri mendukung keinginannya untuk perpanjangan jabatan.
Isu permintaan tiga periode pun menuai serangan balik dari berbagai pihak, bahkan Ketua DPP PDIP Puan Maharani pun membantah. Tapi Hasto tak berhenti, dan mencoba mainkan isu politik sandera.
Bahkan ia menuduh para ketua umum partai politik di Koalisi Indonesia Maju (KIM) terpaksa mengusung Gibran sebagai pendamping Prabowo karena sudah tersandera oleh Jokowi. “Saya sendiri menerima pengakuan dari beberapa ketua umum partai politik yang merasa kartu truf-nya dipegang," ujar dia dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (29/10/2023).
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?