POLHUKAM.ID -Isu politik dinasti yang diembuskan di awal rangkaian Pilpres 2024 tampaknya tidak berpengaruh kepada pemilih. Pasalnya, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang diserang dengan isu tersebut masih memiliki tren elektabilitas tertinggi.
Begitu kata pengamat politik kebijakan publik dari Universitas Indonesia (UI), Vishnu Juwono kepada wartawan, Selasa (14/11).
Menurutnya, meski Presiden Joko Widodo atau Jokowi dikritik terkait politik dinasti dan dugaan cawe-cawe Mahkamah Konstitusi (MK), nyatanya elektabilitas Prabowo dan Gibran tidak terpengaruh.
Hasil survei terbaru dari tiga lembaga survei Indikator, Poltracking, dan Populi menunjukkan bahwa popularitas pasangan Prabowo-Gibran melampaui 40 persen. Dalam pertarungan head to head dengan pasangan Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran bahkan mereka mampu meraih lebih dari 50 persen dukungan.
Artikel Terkait
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Isi Rumah Prabowo di Hambalang: Isinya Cowok Ganteng?
Fahri Hamzah Beberkan Fakta: Prabowo Seharusnya Jadi Presiden 25 Tahun Lalu, Bukan Sekarang!
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!