POLHUKAM.ID - Pegiat media sosial Rudi Valinka berandai-andai jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperbolehkan perubahan nama capres, maka sebaiknya PDIP mengusung Puan Maharani daripada Ganjar Pranowo.
Pasalnya Puan Maharani kini terlihat merupakan pendukung pasangan nomor urut tiga paling realistis, karena akan mengevaluasi narasi kritikan Ganjar Pranowo terhadap pemerintah belakangan ini imbas menurunnya elektabilitas capres PDIP.
"Mba Puan ini pendukung Ganjar Mahfud paling realistis saat ini. Mau dengarkan pendapat orang lain dan membaca kondisi lewat angka-angka survey baik external dan internal," ucapnya.
"Seandainya aturan KPU memperbolehkan mungkin Capresnya lebih baik beliau sih. Sayang sudah gak bisa," imbuh Rudi Valinka dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (22/11).
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP sekaligus Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Puan Maharani mengatakan pihaknya akan mengevaluasi sejumlah narasi kritikan Ganjar Pranowo terhadap pemerintah belakangan ini.
Puan menyampaikannya menanggapi elektabilitas Ganjar yang turun dalam sejumlah survei terbaru.
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri