polhukam.id - Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa memprediksi debat cawapres akan berlangsung seimbang antara Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD.
Kendati demikian, Gibran akan lebih diuntungkan dengan tema ekonomi digital. "Kalau bicara ekonomi digital saya rasa prakteknya mungkin ini memang benar Gibran lebih unggul," kata Herry di Jakarta, Jumat (22/12).
Herry mengungkapkan Gibran diuntungkan dengan rekam jejaknya berkecimpung di Solo Tecnopark yang didesain untuk mengembangkan minat dan bakat generasi muda di bidang ekonomi digital.
"Karena dia pernah menjadi walikota, dan dia punya kebijakan Solo Tecnopark. Ini kan pro terhadap ekonomi digital yang digagas untuk usia muda," tegasnya.
Kendati demikian, Herry mengingatkan berbicara ekonomi digital dalam lingkup kota berbeda dengan ekonomi digital dalam lingkup nasional.
"Saya kira ini akan menguntungkan Gibran, tapi bicara Indonesia kan tidak bicara Solo. Maka ketika Gibran bicara ekonomi digital sebagai cawapres, maka dia harus berbicara ekonomi digitalnya Indonesia, bukan ekonomi digitalnya Solo," tambahnya.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?