JAKARTA, polhukam.id - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, secara tegas mengkritik pelaksanaan program hilirisasi sumber daya alam (SDA) oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurutnya, langkah-langkah hilirisasi yang diterapkan Jokowi lebih banyak merugikan negara dan berpotensi merusak lingkungan hidup.
Kritik Mulyanto tidak datang tanpa dasar. Ledakan smelter PT. ITTS di Kawasan IMIP yang menyebabkan 18 orang tewas menjadi sorotan utama.
Baginya, kejadian ini adalah kasus terbesar dalam sejarah pengoperasian smelter nasional. "Tanpa tindakan korektif dari Pemerintah, smelter ini akan menjadi mesin pembunuh para pekerja kita," ujar Mulyanto dengan nada prihatin,Rabu 27 Desember 2023.
Berdasarkan insiden ini, Mulyanto mendesak perlunya audit total terhadap industri smelter. Upaya ini diharapkan dapat menjamin keselamatan para pekerja dan menghindari tragedi serupa di masa depan.
Selain itu, Mulyanto menegaskan perlunya koreksi dan evaluasi mendalam terhadap program hilirisasi mineral yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi.
Mulyanto menunjukkan keprihatinannya terhadap minimnya respons yang konstruktif dari Pemerintah terhadap kritik yang telah disampaikan oleh berbagai pihak terkait program hilirisasi.
"Kita butuh tindakan konkret, bukan sekadar pembelaan," tegasnya.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?