"Fakta menunjukkan bahwa persaingan politik pada pemilu yang akan datang jauh lebih kompetitif, rumit, dan sulit," ujarnya.
Ketiga, menurunnya kasus covid-19 di Indonesia menyebabkan pekerjaan para menteri sedikit lebih "ringan", terutama yang tidak berhubungan langsung dengan kesehatan dan pemulihan ekonomi.
Keempat, ada menteri yang sejak awal tidak memiliki performa yang baik dan tidak jelas apa yang dikerjakan.
"Hal itu tentu sudah menjadi beban Presiden sejak awal. Mungkin karena berbagai pertimbangan, tidak diganti oleh Presiden," ucapnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla