ernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mendapat sorotan. Setelah masalah “rebusan” beberapa waktu lalu, kini kekhawatiran Megawati terhadap masalah bangsa setelah dirinya kelak tiada menjadi perhatian publik.
Awalnya Megawati biara soal Mulanya berbicara soal kekagumannya atas budaya bangsa Timur dan mengaku enggan mengikuti arus Barat. Dia menyebut negara tersebut tak didiami bangsa aslinya.
Berikutnya Ibu dari Puan Maharani tersebut bicara soal kekhawatirannya.
“Coba dong, jangan merasa, saya bilang sama Sekjen saya, nih, kok bangsaku udah terlalu nikmat dengan zona nyaman. lho, aku udah khawatir, lho. Nanti kalau saya udah ndak ada terus piye yo, gimana yo," ujar Megawati dalam Seminar Nasional Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) secara daring, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Puan Umrah Bareng Orang Dekat Jusuf Kalla, Wacana Duet dengan Anies Menguat? Refly Harun: Tidak Ada…
Sontak pernyataan Megawati ini mendapat respons publik tak terkecuali Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun.
Menurut Refly apa yang disampaikan oleh Megawati bukanlah kekahwatiran terkait kesulitan bangsa tetapi menganggap Indonesia saat ini sudah berada di posisi nyaman.
“Apa yang disampaikan bu Mega ini bukan kekhawatiran dalam pengertian bahwa bangsa ini masih banyak kekurangan, masih banyak harus mencari tetapi sudah hidup pada zona nyaman. Pernyataan ini menarik ya,” ujar Refly melalui kanal YouTube miliknya, dikutip Jumat (3/6/22).
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?