Wakil Sekretaris Jenderal LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) ini mengatakan, faktanya, tokoh yang hadir saat kegiatan tersebut bukan cuma Ganjar. Saat itu, ada mantan Panglima TNI yang merupakan Kepala Kantor Staf Kepresidenan yang turut hadir.
“Bahkan, lebih daripada Ganjar, justru Moeldoko yang mendampingi Presiden Jokowi naik ke panggung saat beliau membuka rakernas,” kata Varhan, Sabtu (4/6/2022).
Atas dasar ini, Varhan percaya bahwa maksud tersembunyi Presiden Jokowi dengan kalimat 'mungkin yang kita dukung ada di sini' lebih kepada Moeldoko. Varhan mengatakan, punya beberapa pertimbangan penting lain yang mendasari argumennya.
Selain hadirnya Moeldoko dan tampilnya KSP mendampingi Presiden ke panggung untuk membuka Rakernas Projo, ada dua hal lain yang membuatnya yakin bahwa publik selama ini luput mengambil petunjuk tersembunyi dari pernyataan Presiden Jokowi.
Pertama, kata Varhan, presiden punya hubungan yang dekat dengan Moeldoko. Itu terlihat, kata dia, ketika presiden begitu antusias ketika bersama Moeldoko melakukan panen sorgum di Desa Laipori, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/6/2022).
Ia mengeklaim, dalam acara tersebut terlihat betapa akrabnya Moeldoko dengan Presiden, seperti tampak dalam foto-foto yang beredar di media massa.
Di sana, Moeldoko memang berinisiasif menggelar program budidaya sorgum seluas 4.000 hektare di dua desa, yakni Desa Laipori dan Desa Ngohung.
Moeldoko menilai, sorgum adalah tanaman pangan yang mudah dibudidayakan, termasuk di lahan kritis, serta mengandung nutrisi dan zat gizi yang cukup tinggi untuk menjadi pangan pengganti beras, jagung dan gandum.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?