polhukam.id - Setelah dilantik menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), anggota KPPS memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan proses pemilihan umum dengan lancar dan adil.
Namun, seringkali terjadi fenomena yang disebut sebagai "tingkah slengean" atau perilaku yang tidak biasa dan kadang-kadang lucu yang muncul setelah dilantik.
Artikel ini akan membahas beberapa aspek dari tingkah slengean yang terlihat setelah KPPS dilantik.
Baca Juga: PMII Konawe Tak Sepakat Memilih Pemimpin di Pemilu 2024 Karena Amplop 'Uang'
1. Antusiasme yang Berlebihan
Sebagian anggota KPPS dapat menunjukkan antusiasme yang berlebihan setelah dilantik. Mereka mungkin menyambut para pemilih dengan semangat yang tinggi, mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara yang tidak biasa, atau bahkan berfoto bersama kotak suara sebagai kenang-kenangan.
2. Kekhawatiran Akan Tanggung Jawab
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?