POLHUKAM.ID -Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo merespons perolehan suara 16 persen Ganjar Pranowo-Mahfud MD, hingga mengalami kekalahan di berbagai Provinsi yang menjadi basis suara parpol pengusung.
Ganjar pun mengaku heran dengan perolehan suara 16 persen yang pernah ditampilkan dalam Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap) KPU RI, sebelum akhirnya dihentikan.
"Justru itulah yang kami kemudian bertanya. Dari angka-angka yang berproses dari Sirekap yang ada, sampai pada akhirnya Sirekap itu dihentikan, itu menjadi pertanyaan kami," kata Ganjar saat jumpa pers di Posko Kemenangan GAMA, Jalan Teuku Umar Nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (21/3).
Kendati demikian, Ganjar tak ingin berspekulasi mengenai adanya upaya penggembosan suara di sejumlah Provinsi seperti NTB, NTT, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Namun yang pasti, Ganjar menegaskan bahwa pihaknya bakal memasukkan hal itu ke dalam materi gugatan hasil Pemilu 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).
"Jadi kami tidak bisa kembali ke cerita gembos menggembos, tapi cerita yang ada dari hasil yang ada inilah yang akan dijadikan bukti nanti dari kawan-kawan tim hukum," kata mantan Gubernur Jawa Tengah ini.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?