"Sampai hari ini belum ada arahan dari mas Kaesang dan DPP, terkait nama mas Kaesang yang muncul. Terkait Gusti Bhre (Mangkunegoro X) atau siapapun, kami sedang komunikasi intens. Waktu tidak lama lagi, tunggu dulu," kata dia.
Lebih lanjut, Yogo mengatakan saat ini fokus PSI Solo adalah untuk merestrukturisasi kepengurusan partai.
Hal itu tak lain usai muncul isu pecah kongsi di internal DPD PSI Solo baru-baru ini. Yogo pun menargetkan restrukturisasi dari tingkat anak ranting hingga pengurus tingkat kota bakal rampung akhir bulan ini.
Sementara itu, Yogo juga mengatakan ada kemungkinan Koalisi Indonesia Maju (KIM) kembali dibentuk untuk Pilkada Solo.
Tetapi pihaknya juga tidak menutup kemungkinan berkoalisi dengan PDIP Solo yang kini memiliki suara terbanyak di kursi DPRD kota.
"PDIP partai yang matang, sudah senior. Tentu mereka punya program dan strategi yang lain. Tapi sampai hari ini, kami jujur belum berkomunikasi. Kemungkinan koalisi bisa juga, tidak menutup kemungkinan, ini masih terbuka semua," tutupnya
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?