Giring berharap ajang Formula E tidak membuat rugi keuangan daerah, dan berujung menggunakan pajak rakyat untuk menutup kerugian tersebut.
“Kalau untung, uangnya dipakai buat apa? Terus kalau rugi, siapa yang nanggung? Jangan sampai nanti kalau rugi nanti yang nanggung uang pajak masyarakat,” paparnya.
Giring menegaskan akan tetap mengkritisi hajatan Formula E karena bukan program prioritas bagi warga DKI.
Menurut dia ada sejumlah persoalan lain yang harusnya menjadi prioritas Pemprov DKI. Misalnya masalah polusi hingga kemacetan.
“Masih banyak kemacetan, masih banyak titik-titik banjir. Setelah pandemi Covid, bagaimana kita ngomongin menambah lapangan pekerjaan di DKI," pungkas Giring Ganesha.(*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?