Dengan ini, maka jagoan Jokowi itu kemungkinan hanya akan melawan calon dari PDIP.
"Yang langsung di-Wamen-kan (dijadikan Wamen), kan setelah pelantikan Pak Dar langsung mengatakan setelah dilantik jadi Wamen ya nggak lagi di Jawa Tengah. Jadi sekarang kemungkinannya Pak Luthfi sendirian, mungkin kalau ada calon, calon dari PDIP," beber Hendri.
Untuk melawan kekuasaan yang terpusat pada satu kelompok ini, Hendri mendorong PDIP mengusung kader terbaiknya di Pilgub Jateng 2024.
"Harusnya PDIP menurut saya masih harus mencalonkan dan tempur di Jateng. Bu Mega itu yang penting maju dulu, kalah menang belakangan," tandas Hendri.
Well, peta politik di Jawa Tengah menjelang Pilkada 2024 diperkirakan akan sangat dinamis dan menarik untuk diikuti. Mengingat berbagai manuver politik yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk mengamankan posisi dan kekuasaan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?