POLHUKAM.ID - Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurrahman menyebut tak pernah memberi harapan khusus terkait jatah menteri di Kabinet Merah Putih.
Sebab, mereka 'partai baru' di koalisi Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi kita ke sana itu maka kita juga nggak banyak menuntut ketika kita bergabung kan begitu. Meskipun juga nggak menolak kalau dikasih," kata Mahfudz kepada wartawan, Kamis (27/2).
Menurutnya, bila PKS dapat menteri adalah hal yang wajar. Namun posisi partainya tak sampai mendorong.
Saat ini terhitung hanya punya satu menteri di kabinet yang dipilih Prabowo berdasarkan usulan mereka. Ia adalah Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.
"Itu sebagai konsekuensi logis kan begitu. Ya kita masih menunggu aja sih. Dan kalaupun memang ada itu juga bagian dari sesuatu yang wajar dalam konteks koalisi," kata dia.
Artikel Terkait
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ini Solusi Revolusioner Mereka untuk Hentikan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Blusukan ke Wonosobo, Apa Hasil Tinjauan SPPG Kalikajar?
Target Kandang Gajah PSI di Jateng 2029: Mimpi Ambisius atau Bisa Terwujud?
Pertemuan Rahasia Eggi-Damai dengan Jokowi: Misi Khusus atau Pencairan Isu? TPUA Bantah!