POLHUKAM.ID - Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurrahman menyebut tak pernah memberi harapan khusus terkait jatah menteri di Kabinet Merah Putih.
Sebab, mereka 'partai baru' di koalisi Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi kita ke sana itu maka kita juga nggak banyak menuntut ketika kita bergabung kan begitu. Meskipun juga nggak menolak kalau dikasih," kata Mahfudz kepada wartawan, Kamis (27/2).
Menurutnya, bila PKS dapat menteri adalah hal yang wajar. Namun posisi partainya tak sampai mendorong.
Saat ini terhitung hanya punya satu menteri di kabinet yang dipilih Prabowo berdasarkan usulan mereka. Ia adalah Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.
"Itu sebagai konsekuensi logis kan begitu. Ya kita masih menunggu aja sih. Dan kalaupun memang ada itu juga bagian dari sesuatu yang wajar dalam konteks koalisi," kata dia.
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...