Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) Aziz Yanuar merasa aneh dengan deklarasi tersebut karena nama organisasinya turut diseret-seret. Menurutnya sangat tidak masuk akal apabila organisasi yang baru saja berdiri sudah memiliki mantan simpatisan.
"Kalau FPI yang dimaksud Front Persaudaraan Islam lucu juga, lah baru berdiri namun sudah ada mantannya, aneh juga ya," kata Yanuar saat dikonfirmasi, Jumat (10/6/2022).
Sementara apabila yang dimaksud adalah FPI yang dipimpin Habib Rizieq Shihab, maka menurutnya hal tersebut sudah tidak pantas lagi untuk dibahas karena organisasinya sudah dibubarkan.
"Kalau yang dimaksud Front Pembela Islam maka tambah aneh, karena sudah bubar dan untuk apa ditanggapi," pungkasnya.
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ancaman Serius untuk Rismon Usai Bersih-bersih Kasus Ijazah Jokowi
Susi Pudjiastuti Sindir Bahlil: Ketahuan Tak Pernah Masak! Ini Fakta di Balik Imbauan Matikan Kompor
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?