Hasto menerangkan partai politik harus berlomba memberikan pendidikan politik ke masyarakat. Hal tersebut sesuai arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
"Itu skala prioritas pertama. Jadi kita tidak tergoda. Bagi mereka yang belum-belum sudah melakukan istilahnya gerakan bebas, gerakan tambahan untuk 2024. Karena setiap hari kita menyiapkan diri. Termasuk kaderisasi perempuan ini," ucapnya.
Baca Juga: 'Sang Presiden Kami' Deklarasi Dukung Anies Baswedan Capres 2024, Bendera Tauhid Jadi Pro-Kontra
Sejumlah partai telah melakukan ancang-ancang jelang Pilpres 2024. Partai Golkar bersama PAN dan PPP membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Partai Nasdem menggelar pertemuan dengan Partai Gerindra dan Partai Nasdem. Terbaru, PKB dan PKS memberikan sinyal bahwa keduanya bangun koalisi untuk Pemilu 2024.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
12 Perusahaan Diduga Picu Bencana Ekologis Sumatera: Satgas Kantongi Bukti Kuat!
Pilkada Tidak Langsung: Mengapa Parpol Berani Melawan Suara 77% Rakyat?
Misteri Ijazah Jokowi Terbongkar: Bukti Sarjana Muda, Kok Bisa Bergelar S1?
Eggi Sudjana Bongkar Isu Ijazah Jokowi: Saya Tak Pernah Minta Maaf!