Hasto menerangkan partai politik harus berlomba memberikan pendidikan politik ke masyarakat. Hal tersebut sesuai arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
"Itu skala prioritas pertama. Jadi kita tidak tergoda. Bagi mereka yang belum-belum sudah melakukan istilahnya gerakan bebas, gerakan tambahan untuk 2024. Karena setiap hari kita menyiapkan diri. Termasuk kaderisasi perempuan ini," ucapnya.
Baca Juga: 'Sang Presiden Kami' Deklarasi Dukung Anies Baswedan Capres 2024, Bendera Tauhid Jadi Pro-Kontra
Sejumlah partai telah melakukan ancang-ancang jelang Pilpres 2024. Partai Golkar bersama PAN dan PPP membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Partai Nasdem menggelar pertemuan dengan Partai Gerindra dan Partai Nasdem. Terbaru, PKB dan PKS memberikan sinyal bahwa keduanya bangun koalisi untuk Pemilu 2024.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...