"Di sini Gubernur DKI hadir tidak? enggak hadir, waduh ini coba diselidiki kenapa tidak hadir," imbuhnya.
Kendati demikian, Prabowo mengatakan dirinya sudah sempat bertemu Pramono untuk menanyakan dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam mega proyek tersebut.
Ia mengklaim Pramono juga telah memberikan dukungan dan siap ikut urunan dalam proyek itu lantaran memiliki APBD yang mencukupi.
"Saya sudah ketemu beberapa hari lalu dan saya sudah kirim utusan, tanya Gubernur DKI dukung proyek ini atau tidak saya dapat jawaban 'dukung' alhamdulillah, karena APBD DKI sangat besar," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga berseloroh bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat tegang dengan rencana mega proyek itu.
Akan tetapi, ia meyakinkan Srimul bahwa Pemprov DKi Jakarta akan ikut berkontribusi dalam pendanaan proyek itu.
Prabowo menyebut nantinya Pemerintah Pusat hanya perlu mendanai setengah nilai proyek Giant Sea Wall untuk kawasan Jakarta.
"Menteri Keuangan sudah kelihatan tegang. Tenang Bu, DKI nyumbang, DKI setengah, pemerintah pusat setengah, karena ini untuk DKI sebenarnya," ujarnya.
👇👇
Sumber: CNN
Artikel Terkait
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi
Ray Rangkuti Kecam Reshuffle Kelima Prabowo: Cuma Mutasi Figur Lama, Nggak Ada Perubahan Signifikan
Rp3 Miliar untuk Pakaian Dinas? Gubernur Sumsel Buka Suara soal Anggaran Kontroversial Ini
Konflik Timur Tengah 2 Bulan, Menteri ESDM Buka Suara: Stok BBM Nasional Aman?